Translate

Friday, October 2, 2015

Asin VS Manis



Pernah gak kepikiran makan nasi goreng dingin? atau makan rujak panas?

secara tidak sadari, kenikmatan suatu makanan / minuman akan menjadi nikmat bila disantap dengan suhu makanan tertentu.

1. Makanan / Minuman yang disantap selagi panas
tentunya dibawah suhu 100 derajat celcius dipastikan mulut kita akan matang dibuatnya, makanan yang di santap selagi asap masih mengepul namun tidak membuat lidah kepanasan namun saat disantap masih ada sensasi pansa yang membuat makanan semakin nikmat disantap. makanan itu antara lain ; Soto, Bakso, Sup, Mie Instant, dan Lauk Pauk atau makanan yang memiliki cita rasa asin.
tapi bagi sebagian orang, makanan diatas dapat juga dinikmati saat sudang dingin. namun menurut saya rasanya akan terasa beda. kembali lagi keselera orang masing-masing. tapi coba bayangkan, kalau bakso di makan ketika sudah dingin? pasti banyak lemak-lemak yang membuat bakso yang terasa lezat menjadi keras dan menempel di langit-langit mulut. atau Mie Instant yang ketika sudah dingin mengembang dan lembek.

2. Makanan yang disantap selagi dingin
di katakan dingin seperti Agar-agar yang nikmat dimakan saat sudah di simpan didalam kulkas, Kolak pisang yang di simpan didalam kulkas, atau pancake durian. dan beberapa makanan/minuman dengan citarasa Manis. Buaye pernah mencoba Agar-agar yang masih hangat, ternyata sensasi rasanya berbeda saat dimakan selagi dingin.

Memang tergantung dari selera masing-masing orang bagaimana cara menyantap makanan, pastinya satu sama lain memiliki ciri kahs tersendiri dalam menyantap makanan.
namun setelah Buaye pikir-pikir, rata-rata makanan yang enak di santap selagi panas itu rata-arata memiliki citarasa asin, sedangkan makanan yang memiliki cita rasa manis lebih nikmat disantap saat dingin...



Wednesday, September 30, 2015

Secangkir Teh Hangat


Secangkir teh merupakan sahabat bagi sebagian masyarakat Indonesia, coba saja bertandang kerumah kerabat, saudara, bahkan rumah kita sendiri pasti tersedia sekotak teh celup di dapur mereka.

saat bertamu di malam hari para tuan rumah menyajikan teh hangat dengan alasan menghangatkan tubuh karena angin malam tak baik untuk kesehatan.

tidak seperti di Jepang yang cenderung sangat resmi, menikmati teh hangat di Indonesia dapat di lakukan di berbagai kondisi. seperti berbincang santai di warung kopi, bagi pengunjung yang tak bisa menyeruput kopi hitam teh menjadi alternatif pilihan.

banyak variasi untuk menikmati teh, disajikan bersama gorengan, atau teh di campur dengan susu hingga teh di campur dengan soda.

entah apa yang membuat saya tergila-gila dengan teh, namun menyeruput teh pertama kali menyeruput teh hangat tubuh seketika menjadi hangat dan tentram.

sebagai orang yang tak dapat menikmati kopi dan sangat mencintai Teh, sangat di sayangkan belum ada yang membuat karya seperti Filosofi Kopi karya Dee. haruskah sastra identik dengan Kopi? ah,, saya tak dapat menikmatinya! lalu bagaimana saya yang mencintai sastra namun juga sangat mencintai teh?