Translate

Wednesday, September 30, 2015

Secangkir Teh Hangat


Secangkir teh merupakan sahabat bagi sebagian masyarakat Indonesia, coba saja bertandang kerumah kerabat, saudara, bahkan rumah kita sendiri pasti tersedia sekotak teh celup di dapur mereka.

saat bertamu di malam hari para tuan rumah menyajikan teh hangat dengan alasan menghangatkan tubuh karena angin malam tak baik untuk kesehatan.

tidak seperti di Jepang yang cenderung sangat resmi, menikmati teh hangat di Indonesia dapat di lakukan di berbagai kondisi. seperti berbincang santai di warung kopi, bagi pengunjung yang tak bisa menyeruput kopi hitam teh menjadi alternatif pilihan.

banyak variasi untuk menikmati teh, disajikan bersama gorengan, atau teh di campur dengan susu hingga teh di campur dengan soda.

entah apa yang membuat saya tergila-gila dengan teh, namun menyeruput teh pertama kali menyeruput teh hangat tubuh seketika menjadi hangat dan tentram.

sebagai orang yang tak dapat menikmati kopi dan sangat mencintai Teh, sangat di sayangkan belum ada yang membuat karya seperti Filosofi Kopi karya Dee. haruskah sastra identik dengan Kopi? ah,, saya tak dapat menikmatinya! lalu bagaimana saya yang mencintai sastra namun juga sangat mencintai teh?




No comments:

Post a Comment